Superman Logo Pointer

Minggu, 28 Juli 2013

Sedetik kedepan, aku yakin kamu akan pulang.

Apalah arti pagiku tanpa sapaan darimu didalamnya. Setiap pagi aku terbangun dengan keadaan masih begitu mencintaimu. Apakah aku masih embun disetiap pagimu? Dimataku selalu kamu pagi yang mengembun. Apakah kita cukup kuat untuk hanya maut yang mampu memisahkan? Apa kita telah berada disatu titik bernama kecukupan?
Bukan perihal titik maupun koma, namun ini nyata bahwa aku mencintaimu tak mengenal kata jeda. Aku mencintai setiap kata manis yang keluar begitu saja dari mulutmu
"Setiap hari cinta selalu terasa seperti baru, Memilikimu bukan sekedar aku ingin bahagia tetapi aku juga ingin menjaga yang Tuhan anugerahkan kepadaku. Itulah mengapa mencium keningmu lagi, lagi dan lagi menjadi sesuatu kata harus" Itu salah satu katamu yang selalu aku jadikan kebanggaan.
Dibawah terik matahari. Aku pernah bertanya
     "Sayang, apakah ini yang namanya cinta?"
Dengan sigapnya kamu melempar jawaban.
     "Jika ini namanya cinta. Kita akan merasa cukup dengan melihat salah satu diantara kita tertawa lepas"
     "Lalu? apakah kamu belum merasa ini adalah cukup?" Tanyaku.
     "Ini semua mutlak melebihi kata cukup, sayang."
Aku yakin benar bahwa didalam doa kita akan selalu merasa kuat, semesta pun kurasa akan ikut menjaga. Semenjak rumahku tak kedatanganmu lagi. Handphone ku tak menerima sms maupun telepon darimu lagi. Aku tak pernah berfikir untuk pergi terbirit-birit dan berliku-liku untuk melupakanmu. Aku berhenti pada sosokmu yang menjanjikan kebahagiaan untuk kita.
Bisakah aku memohon kepada arah yang menjadi tempatku bersujud, untukmu kembali? Bergegaslah kembali sayang, banyak hal yang harus ku ceritakan padamu. Pada senja yang selalu kita nikmati bersama, aku berlutut menunggu mu kembali pulang untuk merasakan teduhnya kecupan keningmu. Percayalah sayang, namamu akan tetap ada disetiap doaku yang ikut serta melindungimu dari mimpi buruk yang ingin bertamu dimalam hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar