Superman Logo Pointer

Minggu, 28 Juli 2013

Puluhan bahkan ratusan kilometer.

Usahaku melipat peta agar jarak diantara kita semakin dekat berbuah sia. Jika tangisku dapat menghasilkan uang, mungkin keberadaan kita tak akan sejauh ini, sayang.
Tuhan memang memberikan banyak pilihan, sekalipun aku bisa memilih yang terdekat. Namun aku tetap pada pendirianku untuk memilih seorang lelaki yang tentu saja memperjuangkan aku. Yaitu, kamu. Dalam ragu aku menaruh kepercayaan sebanyak jarak yang harus kamu tempuh untuk menemuiku, selalu ku menitipkan salam kepada senja untukmu, mendoakanmu dari kejauhanpun tak pernah ketinggalan.“Aku punya tubuh untuk memeluk kesepianmu” Katamu, tapi buatku itu hanyalah sebuah wacana. Peduli setan tentang jarak, pada kenyataannya kita selalu mengeluh-eluhkan kejauhan.  Memang manusia tak akan pernah merasa cukup, aku contohnya. Buatku Menatap fotomu dan mendengar suaramu melalui telepon tidaklah cukup. Rasa inginku menggebu-gebu untuk selalu bertemu. Akankah kamu baik-baik saja disana saat tak ada aku yang  selalu merapihkan kerah bajumu?Aku rindu aktivitas dan kegiatan termanis yang pernah kita lakukan berdua. Aku ingin rebahkan rindu ini pada sebuah lekung senyum kebahagiaan.Tak sabar ku untuk membuatkan mu secangkir kopi penuh cinta,  digulungkan lengan bajuku ketika aku hendak wudhu, tak pernah lupa memakaikan seatbelt disaat aku tertidur disebelahmu “Biar nggak kejedot dashboard, kalo aku ngerem hihi” Katamu terekam jelas didalam benak.Segeralah pulang sayang. Rindu ini hampir mencekik diriku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar