Superman Logo Pointer

Sabtu, 29 Juni 2013

Istilah.

Istilah: "Kalo lo sayang dan yakin sama seseorang, kejar cinta lo!"- Anonim(entah siapa yang nyiptain kata-kata ini.
Pasti pernah denger dong ya? Iyalah. Secara buat orang-orang yang cintanya tak terbalas, selalu menggunakan istilah ini. Hahaha okeeee, buat gue sendiri emang bener kok tentang itu, pokoknya Applause deh buat yang bikin kata itu. But, there sumthin' wrong.... Gini-gini, ada yang bilang kalo semua pertanyaan ga harus dijawab, begitu juga istilah. Gak semua istilah harus lo masukin dalam kamus besar dihidup lo
THE FACT PERTAMA (buat gue sendiri): "Semakin lo sayang sama orang tersebut tapi orang itu gak sayang, lo harus BANGET ngelepasin doi"
Why? karena, semakin lama lo ngejar cinta tak terbalaskan lo itu, lo semakin makin makin dan semakin terpuruk. Makin banyak pertanyaan dihati yang gabisa lo jawab sendiri. Makin penasaran dan makin gampang rapuh gitu deeeeh. Example, lo ngeliat orang yang lo sayang/suka itu 'cuma' sekedar mentionan or WTWan (anak pesbuk banget lo, Git!) lo langsung bertanya-tanya dalam hati "Ini cewek/cowok siapa yaaa? Gebetannya kali ya? Yah keduluan" HAHAHAHA KEDULUAAAAN? Hellloooooow... Disini udah jelas, yang sayang itu cuma lo, doi enggak.
THE FACT KEDUA (lagi-lagi menurut gue sendiri): "Semakin lo ngejar cinta tak terbalas lo, si doi makin keganggu sama semua tindakan lo dan lo gabakal dapet kebahagiaan apapun dari apa yang lo harapkan"
Nah! Ini nih... Iya, gue suka dongkol sendiri sama orang yang udah jelas-jelas gue kasih bad response atau gue jutekin sejutek juteknya tapi tetep kekeuh banget ngehubungin gue. Ex: "Git. Lg dirumah gak? Gue lagi didaerah rumah lo. Gue mampir ya?" | "Gausah, rumah gue udh dijual". Padahal sebelumnya, gue sama dia udah sama-sama bahas perasaan kita masing-masing. Dia sayang gue, gue sayang orang lain. Pait? emang! Itulah kenapa ada kata "Sayang gak harus banget bangetan memiliki" Dan lo tau? orang yang diganggu terus-terusan itu rela ganti nomor hape berkali-kali hanya supaya orang yang ganggu dia pergi jauh dari mimpi buruknya itu.

Kesimpulan (dari gue):
Percaya ajalah sama kata "Karma itu pasti ada" Lo boleh usaha ngejar cinta lo yang lo agung-agungkan, tapi.... mbok yo sekali aja cukup. Gausah, udah ditolak, lo tetep usaha, udah dicuekin, lo tetep negor sampe bikin males punya hp. Suatu saat lo ngerasa kalo lo bener-bener buang waktu menemukan kebahagiaan yang JELAS ada didepan mata. Kalo lo udah ditolak, dicuekin, dijutekin, dibodo amatin... Bergegaslah pergi, banyak cinta yang harus lo bener-bener perjuangin, ya tentunya.... cinta yang terbalas. :p>
Orang yang pernah lo agung-agungkan, suatu saat pasti nyesel deh pernah nyia-nyiain orang yang bener-bener addicted dan pengen ada terus disamping dia itu.

"Sebelum menerapkan istilah, lo harus nalarin dulu pake otak"- @GITAIND

Minggu, 16 Juni 2013

Perbedaan.

What should i do?
Ketika aku harus berusaha berhenti mengeluh pada suatu titik yang membuat aku selalu jatuh disetiap mengingatnya.
Ketika aku harus meneteskan airmata yang berharga, yang tak seharusnya jatuh hanya karena dia.
Ketika waktu harus tetap berjalan dan disetiap detiknya aku selalu mencoba untuk menjawab semua tanyaku.

Pada akhirnya aku bangkit, ada pundak yang harus aku jadikan tempat bersandar yang paling kuat. Aku tak pernah berharap ini menjadi pukulan terperih untuk dia yang pernah menyiakanku. Aku hanya ingin memberi suatu bukti bahwa tanpanya aku tetap bisa berdiri tegak, bisa bernafas leluasa, bergerak bebas, dan..... bisa tetaaaaap tersenyum lebih indah daripada yang biasa dia lihat.
Aku suka caramu menyelamatkanku dari dia yang sudah jelas membuatku buta akan cinta yang seharusnya indah. "Jangan tanya mengapa aku menyayangimu dengan gilanya!" katamu kepadaku. Sepertinya aku merasakan hal yang sama, dengan edan-nya aku menyayangimu. Mencintai segala sesuatu ketahi kucingan kamu. Tapi..... tidak untuk kata "Menerima segala perbedaan kita".
Jangan tanya mengapa! Seharusnya kamu mengerti apa kegelapan yang hadir diantara kita. Terlalu bahaya untukku memiliki kamu. "Bukankah setiap pertemuan akan menghasilkan rasa sayang yang akan terus bertambah?" Tanyamu yang sampai sekarang masih takut untuk ku jawab.
"Ini bukan tentang seberapa egois atau ke-kanakan kita, sayang. Juga bukan tentang derajat kaya atau miskinnya kita. Ini menyangkut hidup dan mati. Aku bersujud menghadap kiblat, shalat 5waktu setiap harinya. sedangkan kamu? Yang aku tau tentang agamamu hanyalah ibadah setiap hari Sabtu atau Minggu"
Aku tahu pernyataan ini mampu meng-obrak-abrik perasaan kita dengan mudahnya. Aku bingung, kamupun sama. Kita sama-sama tak menemukan jalan keluar namun kita sama-sama tak ingin kehilangan. Kataku
"Percayalah sayang, selalu ada jalan keluar untuk cinta yang bertahan tanpa adanya khianat." dengan sigapnya kamu menjawab "Semoga kita ada diantara pernyataan yang baru saja kamu katakan".

Kamis, 06 Juni 2013

Can't replace.

"Apa kau ingin melupakanku? Kau pernah ingin aku ingatkan. Apa kau rela aku bersedih? Kau pernah rela menangisiku. Apa kau sanggup mengacuhkanku? Kau pernah sanggup perhatikanku. Apa kau hebat melukai aku? Kau pernah sangat hebat melindungiku. Apa kau tetap pilih yang lain? Kau pernah tetap memilih aku. Apa kau bangga khianati aku? karena aku pernah bangga engkau setia" - Dear Zarry's

Semua-semua yang udah udah jadi kata "dulu" emang gak lebih menyakitkan dari jalan diatas aspal gak pake sendal disiang bolong. Bahkan saat aku menyadari semua itu gak bisa keulang, aku cuma bisa bersyukur. Setidaknya aku bukanlah orang yang tepat untuk menampung semua egomu. Bukan aku tempat bermuara mu yang terakhir. Jangan kamu merasa hina karena pernah mencintai aku. Banyak yang lebih bertahta

Rabu, 05 Juni 2013

Aku. Kamu. (Bukan) Kita.

Ketahuilah, mudah untuk aku bicara
“Aku mencintaimu seperti Juliette mencintai Romeo, seperti Pupuk menjaga pohon, seperti Bintang menemani bulan, seperti duri melengkapi mawar”